Tag Archives: Alam

Pura Ulun Danu Bratan, Bedugul, objek wisata indah lainnya di Bali

Bedugul adalah tempat obyek wisata yang tidak kalah menariknya di  Bali. Terletak di perbukitan dengan cuaca yang dingin, di desa Candi Kuning, Kecamatan Baturit, Kabupaten Tabanan, sekitar 45 km dari pusat distrik (Tabanan) dengan jarak 50 km dari kota Denpasar ke wilayah utara, kemudian menyusuri daerah raya kuil untuk pergi ke tempat yang terletak di tepi Bratan/ danau Beratan, danau terbesar kedua di Bali. Banyak kapal juga disewakan untuk para pengunjung yang ingin menikmati keindahan danau ini.

 

Pura Ulun Danu Bratan 
Photographer : Anton Raharja

 

Danau Ulun Danu Bratan, Bedugul, Bali

 

Selain tempat wisata, juga terdapat beberapa candi Hindu sebagai tempat untuk acara-acara keagamaan di lokasi ini. Candi yang terkenal di tempat ini adalah “Ulun Danu (Danau Ulun) Temple” atau juga disebut sebagai Pura “Ulun Danu Bratan”.

 

Pura Ulun Danu Bratan temple di tengah danau

 

Pemandangan danau Ulun Danu Bratan dan puranya

 

Karakteristik pura ini adalah adanya beberapa tingkatan (11 tingkat) di bagian atas. Bentuk pura dapat digambarkan sebagai sebuah bangunan menara, di mana tingkat terendah memiliki ukuran terbesar. Setiap tingkat memiliki fungsi khusus untuk ibadah, tingkat 11 untuk Wisnu, tingkat 7 untuk Brahma dan tingkat 3 untuk Siwa (Tuhannya umat Hindu).

 

Area Pura Ulun Danu Bratan

 

Pura Ulun Danu Bratan dari dekat

 

Pura Ulun Danu Bratan terdiri dari 4 kompleks pura, yaitu: pura “Lingga Petak”, pura “Pucak Mangu Penataran”, Pura Bang Terate dan pura “Dalem Purwa” yang semuanya berfungsi sebagai tempat ibadah kepada Tuhan dalam manifestasinya sebagai Tri Murti (Brahma, Siwa, Wisnu) untuk memohon karunia kesuburan, kemakmuran, kesejahteraan manusia dan kelestarian alam semesta. Umat Hindu yang datang ke sana juga untuk berdoa kepada “Danu Dewi”, Dewi air, untuk meminta kemakmuran. Pura Ulun Danu Bratan dikenal sebagai pusat irigasi Bali.

 

menunggu matahari tenggelam…

 

Di halaman kiri depan Pura Ulun Danu Bratan terdapat sarkofagus dan papan batu yang berasal dari zaman megalitik sekitar 500 SM. Pada saat ini kedua artefak ditempatkan di bagian atas Babaturan atau teras yang diperkirakan sebagai lokasi Pura Ulun Danu dan telah digunakan sebagai tempat kegiatan ritual sejak zaman megalitik kuno. Upacara ritual keagamaan masih berlanjut hingga hari ini.

 

Upacara keagamaan umat  Hindu di Ulun Danu Bratan

 

Acara Keagamaan umat  Hindu dalam adat istiadat Bali menuju gerbang Ulun Danu Bratan

 

Upacara Keagamaan umat Hindu (adat Bali) di Ulun Danu Bratan Bedugul Bali

 

Pura Ulun Danu dan Danau Bratan 

 



“Tanah Lot” Salah satu tempat fantastis di Bali

Tanah Lot merupakan salah satu obyek wisata terkenal di Pulau Bali, terletak di Desa Beraban, Kediri, Kabupaten Tabanan. Jaraknya sekitar 13 km ke arah barat dari kota Tabanan. Dari Bandara Ngurah Rai dapat dicapai dalam waktu kurang dari 1 jam perjalanan.

 

Pura di atas batu besar di tengah laut
Photographer : Anton Raharja

 

Pura tepat dibelakang saya

 

Tanah Lot adalah obyek pariwisata yang menyuguhkan keindahan alami terutama pada saat matahari tenggelam. Keunikan dari Pura di Tanah Lot yaitu dikarenakan pura tersebut berada di tengah-tengah lautan sekitar 300 meter dari pantai. Selain itu juga di batu yang besar tersebut terdapat gua besar di tengah-tengahnya.

 

Gua yang ada di tengah batu besar

 

Gua ini juga sebagai tempat upacara keagamaan umat Hindu, memohon perlindungan kepada dewa laut.

 

Di sini masih ada dua pura yang terletak di atas batu besar. Satu terletak di atas batu yang , besar yang ketika ada gelombang tinggi candi akan terlihat dikelilingi oleh air laut dan yang lainnya terletak di sebelah utara, di bagian atas tebing, menjorok ke laut. Tebing ini menjadi penghubung antara kuil di tengah laut dan daratan dan berbentuk seperti jembatan lengkung.

Pura Tanah Lot sebagai sebuah kuil di tengah laut adalah tempat ibadah untuk dewa-dewa penjaga laut. Biasanya pengunjung akan datang pada sore hari untuk melihat matahari terbenam yang indah.

 

Di atas bebatuan  Tanah lot

 

Tanah Lot berasal dari kata “Tanah”  dan “Lot” berarti laut. Jadi Tanah Lot diartikan sebagai tanah yang ada di tengah laut. Pura Tanah Lot didirikan pada abad ke-15 oleh seorang imam Hindu bernama Danghyang Nirartha dari Kerajaan Majapahit (di Pulau Jawa) dalam perjalanannya untuk menyebarkan agama Hindu dari tanah Jawa pada abad 16. Sebelum memberikan petunjuk untuk mendirikan sebuah kuil di tempat ini ia merasakan getaran kemurnian dan memperoleh kesempurnaan spiritual.

Menurut Legenda, Danghyang Nirartha yang berhasil memperkuat kepercayaan masyarakat setempat tentang ajaran agama Hindu, pemimpin suci di tempat itu yang bernama Bendesa Beraban merasa terancam karena banyak pengikutnya menjadi pengikut Danghyang Nirarta. Kemudian Bendesa memerintahkan Danghyang Nirartha untuk meninggalkan Tanah Lot.

Danghyang Nirartha menyetujuinya, tetapi sebelum meninggalkan Tanah Lot dengan segala kekuatannya ia memindahkan blok batu ke tengah pantai dan membangun candi/ kuil di sana. Ia juga mengubah syal menjadi ular sebagai penjaga kuil. Ular tersebut masih ada sampai hari ini dan mereka adalah spesies ular laut yang memiliki ekor datar dengan karakteristik seperti ikan yang menpunyai warna hitam dan kuning bergaris. Bendesa Beraban kagum dan kemudian akhirnya menjadi pengikut Danghyang Nirartha.

Dalam beberapa terowongan kecil di sekitar tebing karang Pura Tanah Lot adalah tempat dimana ular bergaris yang jinak berada dan dipercaya oleh masyarakat sebagai penjaga kuil. Disekitar kuil terdapat mata air murni yang dapat dilihat saat air surut. Keberadaan mata air ini juga yang menjadi pertimbangan utama ketika tempat ini dipilih sebagai lokasi kuil.

 

Pemandangan indah  Tanah Lot
Photographer : Anton Raharja

 

Tanah Lot saat ini dikelola secara profesional dengan dilengkapi dengan berbagai fasilitas. Tiket masuk termasuk asuransi kecelakaan dan untuk setiap kendaraan yang memasuki lokasi Tanah Lot asuransi kecelakaan secara langsung dicover (ditutup) oleh biaya parkir.

 

 

Keindahan Matahari tenggelam di Tanah Lot Bali

 



Harimau Sumatera hampir punah!

Harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) merupakan salah satu dari lima subspesies harimau (Panthera tigris) di dunia yang masih bertahan. Termasuk harimau Sumatera terancam punah yang juga satu-satunya sub-spesies harimau yang masih dimiliki Indonesia setelah dua bersaudara, harimau Bali (Panthera tigris balica) dan Harimau Jawa (Panthera tigris sondaica) dinyatakan punah.

Hewan ini hanya dapat ditemukan di pulau Sumatera, Indonesia. Populasi dari mereka yang hidup di alam liar diperkirakan 400-500. Keberadaan harimau Sumatera semakin berkurang dan dikategorikan sebagai spesies yang terancam punah. Setidaknya ada 250 harimau Sumatera yang dipelihara di kebun binatang di seluruh dunia.

Dampak dari kerusakan hutan oleh APP tidak hanya menghancurkan lingkungan, tetapi juga mengancamkeberadaan Harimau. Pengrusakan hutan Sumatera oleh APP untuk memasok industri bubur kayu dan kertas yang digunakan untuk produk kemasan Hasbro, Mattel dan Disney. Perusakan hutan alam terus memaksa harimau Sumatera dan satwa liar lainnya yang tinggal di hutan semakin terdesak mendekati masyarakat perumahan.

 

Harimau Sumatra di kebun binatang German  Augsburg
Photographer : Werner Gut (http://www.wernergut.de/)

 

Kucing langka ini bisa hidup di mana saja, dari hutan dataran rendah sampai hutan pegunungan dan tinggal di banyak tempat yang tidak dilindungi. Harimau Sumatera adalah subspesies harimau terkecil, memiliki warna paling gelap diantara semua subspesies harimau lainnya, pola hitam dari mereka berukuran lebar dan rapat.

 

Panthera Tigris Sumatrae , Kebun binatang German di  Frankfurt 
Pembuat : From de.wikipedia, originally uploaded by en: User: Wilfred
Photographer / Source: Petra Karstedt

 

Ukurannya yang kecil membuatnya lebih mudah untuk bergerak melalui hutan. Ada selaput di antara jari-jari yang membuat mereka mampu berenang cepat. Harimau dikenal  pandai menyudutkan mangsanyauntuk masuk ke dalam air, terutama jika hewan mangsanya adalah perenang lambat. Mereka sabar mengintai mangsanya sebelum menyerang dari belakang atau samping. Mereka makan apa saja yang dapat ditangkap, umumnya celeng dan rusa, dan terkadang unggas, ikan, dan orangutan. Mereka juga mampu berenang dan memanjat pohon ketika berburu mangsa.

Harimau sumatera jantan memiliki panjang rata-rata 92 inci dari bagian kepala ke ekor dengan berat 300 pound. sedangkan betinanya rata-rata 78 inci panjang dan beratnya 200 pon. Garis-garis harimau sumatera lebih tipis dari subspesies harimau lainnya. Subspesies ini juga memiliki lebih bnyak bulu jenggot dan surai dibandingkan subspesies lain, terutama harimau jantannya.

Harimau Sumatera dapat hidup sampai 10-15 tahun. betina biasanya mulai berkembang biak pada umur 3-4 tahun. Masa kehamilan berlangsung antara 95-110 hari. Betina bisa melahirkan sampai enam bayi, tapi umumnya 2-3 dan bulu mereka berubah warna menjadi hijau tua saat melahirkan.Bayi-bayi ini akan tinggal bersama ibu mereka sampai usia 18-24 bulan, sampai mereka bisa mandiri di alam.

Makanan harimau sumatera makanan tergantung di mana mereka tinggal dan bagaimana berlimpah mangsanya. Harimau Sumatera umumnya menyendiri kecuali selama musim kawin dan dengan betinanya serta anak-anak mereka.

 

 

Ancaman utama bagi harimau sumatera adalah pengrusakan habitat dan perburuan. Deforestasi terus berlanjut bahkan di taman nasional yang seharusnya melindungi mereka. Tercatat 66 ekor harimau terbunuh antara tahun 1998 sampai tahun 2000.

Dalam upaya untuk menyelamatkan harimau Sumatera dari kepunahan, Taman Safari Indonesia (Taman Safari Indonesia) ditunjuk oleh 20 kebun binatang di dunia sebagai harimau sumatera Breeding Center, “stud book keeper” dan tempat penyimpanan sperma (Genome Bank Penyelamatan) untuk harimau Sumatera . Seorang ahli dari Breeding Specialist Group Konservasi (CBSG), Kathy Traylor-Holzer mengatakan bahwa kemurnian genetik harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) yang tertinggi adalah di lembaga konservasi Taman Safari Indonesia yang terletak di Jawa Barat. Pernyataan itu disampaikan pada “Global Species Management System” (RUPS) untuk harimau Sumatera, yang digelar di Royal Safari Garden Hotel.

Para ahli dari Conservation Breeding Specialist Group (CBSG) mengatakan bahwa dari kurang lebih 100 kebun binatang di Jepang hanya empat kebun binatang yang memiliki harimau sumatera dan juga jumlahnya hanya tinggal tujuh ekor.

Sementara di kawasan Eropa terdapat 104 harimau Sumatera, di Amerika Utara ada 69 ekor, Australia 51 ekor dan di kebun binatang Indonesia ada 96 ekor. Menurut Kathy Traylor-Holzer, harimau sumatera di Taman Safari Indonesia memiliki kemurnian genetik tertinggi yang mencapai 93,3 persen.

 

Harimau Sumatran di Kebun binatang Melbourne 
Pembuat : Merbabu
GNU Free Documentation License

 

Di luar Indonesia, dia mengatakan bahwa kemurnian genetik tertinggi harimau Sumatera dimiliki oleh wilayah Amerika Utara yaitu sebesar 89,8 persen, kemudian Eropa dengan 86,9 persen, 86,2 persen dan Australia Jepang dengan 77,8 persen. Dia juga mengatakan bahwa kemurnian genetik diperlukan untuk melindungi keberadaan harimau sumatera di kebun binatang.

Drs. Manansang Jansen, MSc, Presiden SEAZA (Asosiasi Kebun Binatang Asia Tenggara) juga mengatakan bahwa kemurnian genetik dari harimau Sumatera yang diraih oleh Taman Safari Indonesia adalah mungkin, karena mereka mengelola populasi harimau sumatera dengan ketat.

Taman Safari Indonesia akan senang untuk membantu pemurnian genetik Sumatera harimau di kebun binatang di seluruh dunia, tetapi harimau yang akan dikirim harus memenuhi izin yang diatur oleh hukum Indonesia. Selain itu, harimau Sumatera yang akan dikirim harus dari penangkaran, bukan yang berasal dari satwa liar.

 

Harimau Sumatera  di Taman Safari Indonesia
Public domain

 

 

 

Pulau Sumatera dan  beberapa lokasi harimau Sumatera



Teks berikut ini diterjemahkan dari sumber di Indonesian:

http://www.greenpeace.or.id/, the text was published on 26 Juli, 2011


Harimau itu diusir dari rumah mereka

Pada awal Juli, tahun lalu, ada berita sedih. Harimau sumatera “Raja hutan” meninggal dengan cara yang tragis. Kejadian ini didokumentasikan oleh Greenpeace ketika harimau itu berusaha untuk diselamatkan oleh tim Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau-Sumatera. Harimau mati di wilayahnya sendiri, yang kemudian tempat itu berubah menjadi perkebunan akasia yang dimiliki oleh APP, Pulp dan perusahaan kertas raksasa yang terus merusak hutan Indonesia.

Berikut ini video yang sedih yang menunjukkan harga yang harus dibayar oleh satwa liar untuk rumah mereka yang hilang.

Harimau Sumatera ditemukan sudah terjebak selama 7 hari. Petugas kehutanan tiba untuk memberinya obat penenang, mencoba untuk menyelamatkan dan mengevakuasinya, tetapi harimau tersebut tidak bisa diselamatkan…

Dampak hutan perusakan oleh APP tidak hanya penghancuran, tetapi juga mengancam keseimbangan iklim harimau Sumatera dan tentu saja binatang lainnya. Perusakan hutan oleh APP adalah untuk memasok pulp dan kertas untuk beberapa industri yang membutuhkannya untuk  produk kemasan antara lain : Hasbro, Mattel dan Disney. Perusakan hutan alam terus memaksa harimau Sumatera dan satwa liar lainnya yang tinggal di hutan semakin terdesak mendekati masyarakat perumahan.

Bukti video kami ini semakin jelas bahwa APP tidak peduli terhadap lingkungan dan bahkan menghancurkannya, bukti juga semakin jelas bahwa berbagai “label berkelanjutan” yang diusung oleh APP sangat harus dipertanyakan, kredibilitas organisasi sertifikasi hutan seperti Program untuk Persetujuan Sertifikasi Hutan (PEFC) juga dipertanyakan. PEFC menyatakan ‘berkelanjutan’ untuk produk kertas di seluruh dunia, tetapi oleh banyak pihak berulang kali dikritik karena ada hubungan antara mereka dengan APP. Sangat mengherankan, produk yang mengandung kayu hutan alam yang diambil dari habitat harimau mati dapat disertifikasi oleh PEFC.

PT Arara Abadi – tigertrapped
Location of tiger habitat clearing by APP. located within the concession13 km, Sumatra, tiger caught in animal traps. © Melvinas Priananda / Greenpeace

Bulan lalu Greenpeace menggunakan tes forensik untuk mengungkapkan pembuatan mainan seperti Barbie dan Transformer yang diproduksi oleh Hasbro, Mattel dan Disney yang menggunakan kemasan dari deforestasi di Indonesia. Penelitian ini juga menggunakan investigasi lapangan, panduan pemetaan data, yang mengungkapkan bukti terbaru dari penghancuran hutan alam dan gambut di Pulau Sumatera oleh APP.

Tulis dan kirimlah surat kepada Mattel untuk menghentikan perusakan hutan di Indonesia!

Berikan pendidikan kepada generasi mendatang untuk tidak menghancurkan masa depan hutan Indonesia.
Kampanye Greenpeace untuk melindungi hutan di Indonesia, termasuk habitat harimau yang terancam punah.


Kami harap Anda untuk berpartisipasi menandatangani petisi Greenpeace di halaman ini: www.greenpeace.org/canada/tigers/
untuk membantu menyelamatkan Harimau Sumatera!

Pulau Komodo Indonesia

Pulau Komodo adalah sebuah pulau yang terletak dekat dengan pulau Nusa Tenggara, Indonesia bagian Timur. Pulau ini dikenal sebagai habitat Komodo untuk hewan asli. Pulau ini adalah lokasi Taman Nasional Komodo yang dikelola oleh Pemerintah Pusat. Pulau Komodo terletak di timur pulau Sumbawa, yang merupakan ujung barat Provinsi Nusa Tenggara Timur, berbatasan dengan Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Di pulau ini komodo hidup dan berkembang biak dengan baik. Ada sekitar 1.318 jumlahnya. Ada juga pulau lain, seperti pulau terdekat Pulau Rinca yang menjadi habitat bagi hewan asli komodo kuno. Pulau Rinca juga menjadi salah satu dari pulau yang termasuk  Taman Nasional Komodo.

 

Rinca Island
Author Amelia Samulo, licensed under the Creative Commons Attribution-Share Alike 3.0 Unported

 

Mengapa pulau komodo lebih terkenal? Itu dikarenakan Pulau Komodo adalah tempat di manakalinya komodo ditemukan oleh seorang Letnan Belanda, Steyn van Hens Broek di awal abad ke-20 yang kemudian dinamai dengan nama binatang itu.

Selain dua pulau besar, ada dua pulau lainnya yang termasuk dalam Taman Nasional Komodo yang menjadi habitat komodo, yaitu: 1. Pulau Gili Motang, dengan 68 komodo dan 2. Pulau Padar dihuni oleh 86 ekor komodo.

 

Pulau Gili Motang , Lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 3.0.

 

Pulau Padar , Lisensi-Creative-Commons-Attribution-ShareAlike-3.0..jpg

 

Setiap wisatawan yang berkunjung ke Pulau Komodo akan dibawa ke Pulau Rinca. Di pulau ini wisatawan akan diajak menjelajahi sepanjang 2 km-8 km untuk mengunjungi habitat komodo, seperti halnya di Pulau Komodo. Panjang dan lamanya perjalanan tergantung pada pilihan wisatawan.

Di habitat asli komodo, pengunjung harus didampingi oleh pemandu wisata (penjaga) yang dilatih untuk menangani komodo. Wisatawan juga sangat tidak disarankan untuk keluar dari grupnya.

Jika kita melihat sekilas, kita mungkin berpikir bahwa komodo adalah hewan yang malas. Komodo juga lebih memilih diam atau berjalan lambat. Komodo dapat berjalan pada kecepatan 16 km-18 km per jam saat mengejar mangsanya. Mereka juga bisa berenang hingga 500 meter. Ekor dan taring adalah kekuatan mereka. Komodo diklasifikasikan sebagai hewan ganas, mereka sangat sensitif terhadap bau darah, bahkan bisa mencium darah dalam jarak 5 km dan juga sensitif terhadap gerakan tiba-tiba dan kebisingan. Jika mereka merasa terganggu, mereka akan sangat gelisah dan agresif.

Ketika menghadapi serangan dari komodo, polisi hutan akan memukul leher binatang purba dengan cabang tongkat yang selalu dibawanya. Cobalah untuk tidak terluka saat pemjelajahan atau berjalan-jalan di daerah tersebut.

Perencanaan penentuan Taman Nasional Komodo sebagai New Seven Wonders of Nature pada pertengahan Mei 2012 tentunya akan membuat Pulau Komodo lebih dikenal di seluruh dunia dan diperkirakan akan menarik lebih banyak wisatawan lokal dan asing.

 

Pulau Komodo 
Pembuat : Liam Clancy
Lisensi Creative Commons Atribusi 2.0 Generik

 

Pantai di pulau Komodo , Pembuat : Yuli and friends

 

Sunset di pulau Komodo 
Pembuat : Yuli and friends

 

Komodo National Park
Photographer : The World Heritage Collection (Wikipedia)
Lisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 3.0

 

Komodo Dragon
Pembuat : Yuli and friends

 


Lihat Peta Lebih Besar

 

 

Situs megalitik gunung Padang di Cianjur, Jawa Barat

Situs arkeologi di Kabupaten Gunung Padang (Gunung Padang) Kabupaten Cianjur tidak semua orang tahu, bahkan, situs-situs megalitik dengan luas 3 ha diklaim sebagai situs megalitik terbesar di Asia Tenggara. Tentu sangat disayangkan jika kita tidak tahu itu. Kabupaten Cianjur ingin membuat situs ini sebagai tujuan wisata unggulan serta pendidikan.

Untuk mencapai lokasi ini, jip atau kendaraan sejenis dan sepeda motor saja yang dapat mencapai  ke lokasi situs tersebut. Gunung situs Padang terletak di atas bukit, untuk mencapainya, kita harus memanjat tangga curam sepanjang 95 meter yang terbuat dari batu andesit pilar yang diletakkan hampir 400 anak tangga.

Pemandangan dari bukit dan seluruh bangunan situs megalitik sangat menakjubkan. Di pelataran situs megalitik ini, para pengunjung mendengarkan penjelasan dari pemandu mengenai situs ini dari berbagai pendekatan ilmiah, juga melihat ribuan batu andesit yang membentuk pilar-pilar, empat atau lima-sisi tertata sedemikian rupa untuk berbagai fungsi.

Semua bangunan megalitik di seluruh dunia dibangun pada zaman prasejarah (seperti : Piramida Mesir dan  Stonehenge di Inggris).

Situs ini diperkirakan sebagai pemakaman kuno. Keberadaan situs ini kemudian dilaporkan kembali ke penilik budaya pemerintah daerah oleh penduduk setempat. Sejak itu situs tersebut diteliti secara mendalam dan masih menyisakan berbagai kontroversi arkeologi. Arkeolog setuju bahwa situs tersebut bukan merupakan pemakaman seperti yang dinyatakan oleh Krom (1914), disebutkan bahwa situs itu diperkirakan sebagai makam kuno, namun juga sebagai tempat ibadah.

Gunung Padang adalah situs terletak di daerah geologis yang memiliki kemungkinan gempa yang cukup aktif, tidak jauh dari bagian Cimandiri, yang membentang dari Teluk Pelabuhan Ratu sampai sekitar Padalarang (kecamatan di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat). Jika ada aktivasi dari kekuatan geologi di sekitar Teluk Pelabuhan Ratu, bagian Selatan Jawa Barat, maka sering menjadi mediator gempa yang mengejutkan.

Beberapa menhir roboh dan rusak di daerah situs dan diperkirakan  dapat mengakibatkan gempa. Sehubungan dengan tempat beribadah, situs ini dapat dibangun untuk keperluan tersebut, dengan tujuan agar masyarakat terhindar dari gempa bumi atau sumber gunung berapi yang tidak jauh dari Gunung Padang. Gunung Gede menempati posisi geomantik sangat kuat untuk situs Gunung Padang. Situs Gunung Padang  dibangun untuk berorientasi sepenuhnya ke Gunung Gede.

 

Pemandangan Situs Gunug Padang
Lisensi Dokumentasi Bebas GNU
Free Software Foundation

 

Situs  Gunung Padang
Pembuat : Mohammad Fadli
licensed under the Creative Commons Attribution-Share Alike 3.0 Unported

 

Situs Megalitikum Gunung Padang

 

Lokasi pada Peta