Category Archives: Pemusik

Melihat aktivitas anak-anak yang menarik di “Karinding attack” workshop

Suatu hal yang sangat menarik meluangkan waktu untuk melihat aktivitas siswa di workshop “Karinding Attack” dan melihat bagaimana anak-anak berlatih di sana. Pada saat ini karena alat tradional Karinding sudah dikenal dan dikembangkan, khususnya di kalangan kaum muda, banyak dari mereka yang ingin belajar meminkan karinding yang menghasilkan musik tradisional. Mereka bebas memilih lagu apa yang mereka inginkan, yang tentu saja dikombinasikan dengan alat musik tradisional seperti yang dimainkan oleh “Karinding Attack”.

 

Melihat anak-anak latihan di “Karinding Attack” workshop

 

 

Saya sempat meliput anak-anak berlatih

 
Tidak hanya anak-anak muda, banyak band dari dalam negeri dan luar negeri  yang ingin berkolaborasi dengan “Karinding Attack”, dan mereka berhasil membuat lagu yang unik.
 
 
 
 Burgerkill Band Feat Karinding Attack and Fadli Padi 

 

Lokasi Karinding Attack Workshop (Commonroom, Kyai Gede Utama No 8 Bandung West Java Indonesia

 

 

“Man Jasad” Tokoh “Karinding Attack”

Me and Man Jasad

“Man Jasad” adalah tokoh utama dalam Karinding Attack. Dengan dasar aliran musik metalnya, ia mengambil Karinding sebagai salah satu instrumen musiknya yang kemudian dikombinasikan dengan aliran musik metal, membuat alat musik Karinding sekarang ini dikenal banyak orang dalam banyak pertunjukannya, terutama di kalangan kaum muda. Bahkan sering ia berkolaborasi dengan pemusik aliran pop atau lainnya dan menghasilkan lagu yang benar-benar unik dan enak didengar.

 

Berfoto bersama dengan murid-muridnya

 

 

Siapa itu KARINDING ATTACK?

Karinding Attack adalah salah satu kelompok pemusik yang banyak menggunakan alat musik bambu (tradisional), alat musik yang digunakan antara lain, celempung indung, celempung Anak, celempung renteng, khohkol renteng, toleat, suling Padang, Suling dan goong tiup. Dari cara mereka bermain, walaupun hanya dengan instrumen bambu, dapat membuat  Karinding Attack dikenal luas, terutama di kalangan anak muda di kota Bandung, dan orang-orang indonesia pada umumnya.

Karinding Attack yang biasa disingkat ‘Karat’ mulai berkarya pada tahun 2008, Mang Engkus dan Mang U Tun memperkenalkan karinding kepada group Karinding Bandung yang beranggotakan anak-anak muda, yang merupakan salah satu bagian dari Ujung Berung Rebels community (group musik), yangmana mereka segera jatuh cinta dengan alat musik Karinding, karena Karinding selain memiliki desain produk yang sederhana, suaranyapun sangat unik untuk didengar, mendengar bunyi  Karinding membuat rasa tenang dan damai. Karinding dapat dimainkan dan dieksplorasi untuk membuat berbagai suara.

Karinding Attack adalah kelompok yang memiliki peran penting dalam pelestarian Karinding, bukan hanya sebagai pemain alat musik, tetapi mereka memiliki shop untuk memperkenalkan alat-alat tradisional. Mereka memperlihatkan kepada kita bagaimana Karinding dapat menjadi sesuatu yang begitu berharga. Setiap personil memiliki perannya sendiri, membuat lirik, musik dasar, beat-beat groovy, sedangkan pengaturannya dilakukan bersama-sama. Yang paling menarik adalah vokal yang kadang keras, kadang memperdengarkan suara lembut eksotis, dan juga lirik khas Karinding Attack yang membuat sindiran pada berbagai masalah di Indonesia.

 

Beberapa foto personil “Karinding Attack” 

 

 

 

 

Trailer Recording album pertama Karinding Attack  September 2010

 

Personil “Karinding Attack” dalam latihannya 

 

Karinding Modern

Alat musik karinding tergolong sangat tua dan tidak terlalu banyak masyarakat modern yang mengetahui alat musik tersebut. Uniknya, saat ini Karinding sebagai alat musik tradisional dapat dikombinasikan dengan musik kontemporer dan instrumen modern seperti gitar, biola dan berbagai alat musik modern lainnya. Hasilnya, suara alat musik Karinding dan alat musik modern yang telah digabungkan membuat kesan yang berbeda dan enak untuk didengar. Seorang Pria yang berasal dari tanah Sunda  datang sebagai “pahlawan” membuat kesan berbeda dan kontroversial dari Karinding kuno. Mereka tergabung dalam satu team pemusik yang bernama” Karinding ATTACK”, sekelompok orang muda yang menggabungkan kemurnian suara alat musik ini dengan ide kreatif dan inovatif yang tinggi. Aktifitas mereka telah menghidupkan kembali rasa keingintahuan masyarakat mengenai kebudayaan masyarakat Sunda yang tentunya telah dikemas dengan lebih segar dan menarik untuk didengar. Kelompok ini tidak hanya membuat lirik tajam dan lagu-lagu yang penuh dengan nilai-nilai budaya Sunda, tetapi terdapat unsur magis didalamnya. Personil “Karinding Attack”  melakukan rekaman lagu di tempat yang sangat unik, seperti salah satu lagunya yang dibuat di hutan pegunungan Kareumbi – Masigit. Keadaan cuaca dan suara-suara alam meningkatkan efek magis dalam setiap ritme lagu-lagu yang mereka ciptakan  dan lantunkan.

 

Salah satu lagu “KARINDING ATTACK” yang menimbulkan kesan magis

“Karinding Attack” feat Peterpan Band