Category Archives: Tari

Keindahan Pura Uluwatu, Bali

Pura Uluwatu merupakan salah satu kuil yang terkenal di Bali. Daya tarik utama bagi para wisatawan dari candi ini adalah panoramanya yang spektakuler yang merupakan perpaduan dari wisata alam dan agama. Sebagai salah satu wisata andalan di pulau Bali, Uluwatu terletak di ujung selatan pulau Bali dan mengarah ke samudra Hindia.

 

Kuil Uluwatu Bali, Indonesia

 

Kuil uluwati di atas tebing
Pembuat : Arnaud Gaillard (Arnaud () amarys.com)
Sumber : Photo de l’auteur

 

Candi ini berdiri kokoh menjorok ke laut di atas batu dengan ketinggian sekitar 97 meter dari permukaan laut. Di depan candi ada hutan kecil yang disebut “Alas Kekeran”, yang berfungsi sebagai penyanggakemurnian kuil. Di tepi pantai pengunjung dapat melihat suasana laut yang memberikan kedamaian jiwa dan pikiran. Candi yang terletak di atas batu telah menjadi salah satu tempat bersejarah karena pada 1489 SM, diawali dengan kedatangan seorang imam dari Jawa Timur yang bernama Danghyang Dwijendra.

Untuk dapat masuk ke kuil, pengunjung harus memakai sarung dan selendang yang bisa disewa di tempat itu untuk menghormati kehidupan beragama orang Bali yang sebagian besar beragama Hindu dan memiliki rasa hormat yang besar untuk tempat ibadah mereka.

Waktu terbaik untuk mengunjungi Pura Uluwatu adalah di malam hari, saat matahari terbenam, sehingga mereka dapat menyaksikan pemandangan yang spektakuler. Selain itu pengunjung juga dapat melihat salah satu atraksi budaya yang sangat khas di Pulau Bali, yaitu tari Kecak yang cukup populer baik domestik maupun luar negeri. Tarian Bali ini  menjadi salah satu atraksi budaya yang terkenal.

 

Kecak Dencer  sebelum tahun 1937
Pembuat : Tropenmuseum

 

Tari Kecak di Ubud
Photographer : Saipal

 

Tari Kecak dance dipertunjukan di  Uluwatu, Bali
GNU Free Documentation License (Wikipedia)

 

Tari Kecak tari dimainkan oleh banyak penari laki-lakiyang duduk dalam lingkaran dan dengan irama tertentu berteriak dan mengangkat kedua lengan mereka. Para penari yang duduk dalam lingkaran memakai kain kotak-kotak di sekitar pinggang mereka. Selain penari, ada penari lain yang memerankan tokoh-tokoh Ramayana seperti Rama, Shinta, Rahwana, Hanoman, dan Sugriwa (Tokoh perwayangan). Lagu tari Kecak diambil dari tarian ritual Sanghyang yang merupakan tari tradisional. Penarinya akan berada pada kondisi trans (tidak sadar), berkomunikasi dengan Tuhan atau roh para leluhur dan kemudian menyampaikan harapan para roh kepada masyarakat.

Tidak seperti tari Bali lainnya yang menggunakan gamelan sebagai pengiring musik, pertunjukan tari Kecak hanya seni menggabungkan suara mulut atau teriakan seperti “cak cak cak cak Ke Ke”, sehingga tarian ini disebut tari Kecak. Tarian Kecak bisa kita tonton di beberapa tempat di Bali, tapi di Uluwatu adalah tempat yang paling menarik untuk menontonnya, karena acara dilakukan pada saat matahari terbenam.

 

 

Di sebelah Pura Uluwatu, ada pantai Uluwatu yang terkenal dengan gelombang dinginnya yang membuat pantai Uluwatu menjadi surga bagi para Surfer.

Pantai Uluwatu ini sangat cocok untuk digunakan oleh penggemar olahraga surfing dan hampir setiap tahun diadakan kompetisi surfing internasional. Kegiatan ini juga berfungsi sebagai media promosi, terutama untuk wisatawan asing dan banyak negara di dunia untuk mengenal lebih banyak tentang Indonesia yang kaya akan budaya.

 

 

Sekitar kompleks candi terdapat sekelompok monyet. Monyet-monyet itu sangat nakal, umumnya lebih memilih untuk mengambil berbagai macam barang yang dibawa oleh pengunjung. Barang yang sering menjadi target mereka adalah kacamata, tas, dompet atau apa pun yang dapat dengan mudah diambil oleh mereka.

 

Monyet Uluwatu

 

Monyet Uluwatu di pinggir tebing pada saat matahari tenggelam

 

 

 

Bukit Peninsula - SouthWest, Bali
Bukit Peninsula – SouthWest, Bali
This file was published with the License CC by-sa 3.0 by Burmesedays

Burung Surga (Paradise Birds) dari pulau Irian Indonesia Timur

Burung Surga adalah burung khas Papua, orang Indonesia menyebutnya dengan nama Cenderawasih, terutama yang berkelamin jantan, memiliki rambut indah seperti malaikat yang turun dari sorga dengan bulu yang sangat indah.
Cendrawasih adalah koleksi jenis burung yang dikelompokkan dalam keluarga Paradisaeidae berasal dari kata Paradise (Surga).

Burung yang hanya ditemukan di kawasan timur Indonesia, Papua Nugini, dan Australia timur terdiri dari 14 genus dan sekitar 43 spesies, 30 spesies di antaranya dapat ditemukan di Indonesia Timur (Irian Jaya), 28 spesies hidup di pulau Papua. Indonesia merupakan negara dengan jumlah terbesar spesies Cendrawasih.

Cendrawasih memiliki karakteristik bulu indah yang dimiliki oleh burung jantan. Umumnya berwarna terang bulu dengan kombinasi beberapa warna seperti hitam, coklat, merah, oranye, kuning, putih, biru, hijau dan ungu dan ukuran burung berbagai.

 

Cendrawasih

 

Cendrawasih

Keindahan bulu dari cendrawasih jantan digunakan untuk menarik lawan jenis. Untuk menarik perhatian betina yang bersedia diajak kawin, burung jantan akan memamerkan bulu untuk membuat tarian yang indah. Sambil bernyanyi di cabang-cabang, bergoyang dengan gerakan yang berbeda dengan arah yang berbeda pula.
Kadang-kadang bahkan akan bergantung terbalik di cabang pohon. Masing-masing spesies Cenderawasih memiliki jenis tarian sendiri.

Populasi burung Cenderawasih di Papua terancam punah. Para pekerja proyek jalan dan pengusaha di kawasan hutan sering berburu burung ini untuk dijual, yang mungkin sisebabkan oleh kehidupan ekonomi mereka yang minim, atau mungkin karena alasan lainnya. Mereka sering tidur di hutan untuk menangkap burung terdebut. Harga burung Cenderawasih yang sudah mati bisa sampai jutaan rupiah bila dijual ke luar negeri, apalagi mereka yang masih hidup.

Ada 11 jenis Cenderawasih masih terdapat di 13 kabupaten di Papua, namun belum terdata. Suatu saat populasi Cenderawasih di Papua akan punah. Pasalnya, tidak ada perawatan yang tepat, sementara hutan Papua dari tahun ke tahun terus dimusnahkan (deforestasi).

 

Lesser Bird of paradise

Lesser Bird of Paradise by Roderick Eime.
en:Image:BOP 0004-i.jpg by en:User:Rodeime
GNU Free Documentation License

 

Brown Sicklebill ( Epimachus meyeri )

Epimachus meyeri Papua New Guinea male
Creator markaharper1, for Wikipedia
The Creative CommonsAttribution-Share Alike 2.0 Generic license.

 

Ribbon-tailed Astrapia

Ribbon-tailed Astrapia (Astrapia mayeri) juvenile (male)
Author : pomfoto
Licensed under the Creative Commons Attribution-Share Alike 2.0 Generic

 

Ribbon-tailed Astrapia mayeri with long tail, Papua New Guinea
Creator : markaharper1 for Wikipedia
Licensed under the Creative CommonsAttribution-Share Alike 2.0 Generic

 

King Bird-of-paradise (Cenderawasih Raja)

King Bird of paradise (Cicinnurus regius)
Creator Doug Janson
Licensed under the Creative Commons Attribution-Share Alike 3.0 Unported

 

Red Bird-of-paradise (Cenderawasih Merah)

Red Bird of Paradise (Paradisaea rubra)
License GNU Free Documentation License (Wikipedia)

 

Female Red Bird of Paradise
Creator : Doug Janson
Licensed under the Creative Commons Attribution-Share Alike 3.0 Unported

 

Paradisaea rubra
GNU Free Documentation License (Wikipedia)

 

 Raggiana Bird-of-paradise (Cenderawasih Raggiana)

Raggiana_Bird of Paradise
Author : markaharper1
Licensed under the Creative Commons Attribution-Share Alike 2.0 Generic

 

Raggiana Adult Male Bird of Paradise
Author : Photo by Brian McNab
This file is the Creative Commons Attribution 2.5 General

 

 Greater Bird-of-paradise (Cenderawasih Kuning-besar)

Greater Bird of Paradise (Paradisaea apoda)
Author : Andrea Lawardi
Licensed under the Creative Commons Attribution 2.0 Generic

 

Greater Bird of Paradise (Paradisaea apoda). Male at Bali Bird Park.
Author : Andrea Lawardi
Licensed under the Creative Commons Attribution 2.0 Generic

 

Twelve-wired Bird-of-paradise (Cenderawasih Mati-Kawat)

Twelve-wired Bird of Paradise (Seleucidis melanoleuca)
GNU Free Documentation License. (Wikipedia)

 

Paradise-crow (Cenderawasih Gagak)

Paradise-crow
Author : Richard Bowdler Sharpe for Wikipedia

 

Superb Bird-of-paradise (Cenderawasih Kerah)

A male Superb Bird of Paradise in Papua New Guinea.
Author : markaharper1
Creative Commons Deroadenn-Kentanna 2,0 Hollek

 

Superb Bird-of-paradise (Cenderawasih Kerah)

A male King of Saxony Bird of Paradise in Papua New Guinea.
Author : markaharper1
licensed under the Creative Commons Attribution-Share Alike 2.0 Generic license.

 

Wilson’s Bird-of-paradise (Cenderawasih Botak)

Wilson’s Bird of Paradise
Author : Serhanoksay
Licensed under the Creative Commons Attribution-Share Alike 3.0 Unported

 

Blue Bird-of-paradise (Cenderawasih Biru)

Blue Bird-of-paradise (Paradisaea rudolphi)
Author : Richard Bowdler Sharpe

 

Burung-burung cenderawasih yang paling terkena adalah anggota genus Paradisaea, termasuk spesies kuning besar surga, Paradisaea Apoda. Spesies ini dideskripsikan dari spesimen yang dibawa ke Eropa dari ekspedisi perdagangan. Spesimen dibuat oleh pedagang pribumi dengan menghapus sayap dan kaki agar dihiasi. Hal ini tidak diketahui oleh para penjelajah dan mengarah pada keyakinan bahwa burung ini tidak pernah mendarat namun tetap di udara karena bulu. Ini adalah asal dari nama burung surga, dan nama Apoda yang berarti tidak ada kaki.

 

Birds of paradise without legs
Author : John Johnston
Wikipedia

 

Paradisaea Apoda. Spesies ini dideskripsikan spesimen yang dibawa ke Eropa melalui ekspedisi perdagangan. Spesimen dibuat oleh pedagang pribumi dengan menghapus sayap dan kaki agar dihiasi. Hal ini tidak diketahui oleh para eksplorator dan memberi keyakinan bahwa burung ini tidak pernah mendarat namun tetap di udara karena bulunya. Ini adalah asal dari nama burung surga yang bernama Apoda yang mampunyai arti tidak ada kaki.

 

Paradisaea apoda (Cenderawasih Kuning-besar)
This image was copied from wikipedia: en. The original description was:
Birds Paradise ff (Greater Bird of Paradise, Wilson’s Bird of Paradise)
Licensed under a Creative Commons Attribution 2.0 Generic

 

 


Lihat Peta Lebih Besar

Video musik dimainkan oleh orkestra gamelan-yang khas Jawa.

Cerita Wayang diambil dari epik cerita Mahabharata and Ramayana

Meskipun sebagian besar bangsa Indonesia sering mengatakan bahwa wayang asli berasal dari Jawa / Indonesia, namun harus dijelaskan mengenai apa cerita wayang itu dan  mengapa selalu mengambil kisah Mahabharata [2] dan Ramayana [3]?

Sendratari Ramayana dari Jawa yang menggambarkan Rama dan Shinta (kanan atas) ditemani oleh Lakshmana (kiri bawah) selama pengasingan mereka di Dandaka Forest.
Sumber : Wikipedia
Pencipta : Gunawan Kartapranata
Lisensi : Creative Commons Attribution-Share Alike 3.0 Unported

 

Sebuah ilustrasi naskah Pertempuran Kurukshetra, peperangan antara Korawa dan Pandawa, dicatat dalam Epic Mahabharata
Sumber : http://www.atributetohinduism.com/Hindu_Scriptures.htm
Domain publik

 

Pada abad ke-4 orang Hindu datang ke Indonesia, terutama para pedagang yang membawa ajaranVedas [1] dan epik cerita besar India Mahabharata dan Ramayana dalam bahasa Sanskerta. Pada abad ke-9 kemudian diadaptasi ke dalam bahasa Jawa kuno.

Pada dasarnya sumber cerita yang  berasal dari India tersebut  bersumber dari epic Mahabharata yang ditulis oleh Viyasa dan Epic Ramayana yang ditulis oleh Walmiki.

Cerita wayang  tidak hanya dipertunjukan di Indonesia, tetapi juga di berbagai wilayah Asia Tenggara (Kamboja, Thailand, Malaysia) yang umumnya juga menggunakan sumber epik Ramayana dan Mahabharata dari India. Ceritanya wayang di berbagai wilayah terintegrasi dan disesuaikan dengan cerita rakyat lokal atau dongeng.

1) About Vedas (on Wikipedia)

2) About Mahabharata (on Wikipedia)

3) About Ramayana (on Wikipedia)

Beberapa jenis pertunjukan wayang yang sering dipertunjukkan

Ada beberapa jenis wayang Indonesia yang dipakai dalam pertunjukan, yaitu:

  • Wayang Purwa (wayang kulit), terbuat dari kulit sapi atau anak lembu, umumnya cerita diambil dari naskah Mahabharata dan Ramayana. Cerita prototipe Ramayana dan Mahabharata ini dimainkan oleh seorang dalang. Informasi lengkap Wayang kulit dari wikipedia.
Pertunjukan Wayang kulit di Museum Wayang, Jakarta. Sumber : Wikipedia;  Pencipta : Jpatokal at en.wikipedia Permission (Reusing this file) Released under the GNU Free Documentation License.
Pertunjukan Wayang kulit di Museum Wayang, Jakarta.
Sumber : Wikipedia;
Pencipta : Jpatokal at en.wikipedia
Lisensi : GNU Free Documentation License.

Pertunjukan Wayang Orang Sumber : Wikipedia Pencipta : Gunawan Kartapranata Lisensi : Creative Commons Attribution-Share Alike 3.0 Unported
Pertunjukan Wayang Orang
Sumber : Wikipedia
Pencipta : Gunawan Kartapranata
Lisensi : Creative Commons Attribution-Share Alike 3.0 Unported

  • Wayang Golek adalah boneka yang pada umumnya dibuat dari kayu mahoni dengan kinerja yang sama seperti boneka lainnya, namun tidak hanya menceritakan kisah Ramayana dan Mahabharata, tetapi juga membuat  karakter pelayan yang lucu. Dalam pertunjukannya banyak membuat sindiran kepada pemerintah. Diiringi musik gamelan wayang golek lebih populer di Jawa bagian tengah dan timur. Informasi lengkap Wayang Golek dari wikipedia.
Punakawan cepot , petruk, and gareng Sumber : Wikipedia Pencipta : Monty32 Lisensi :  Creative Commons Attribution-Share Alike 3.0 Unported
Wayang Golek
Punakawan cepot , petruk, and gareng
Sumber : Wikipedia
Pencipta : Monty32
Lisensi : Creative Commons Attribution-Share Alike 3.0 Unported

  • Wayang Klitik adalah boneka wayang yang terbuat dari kayu mahoni. Sebutan Klitik diciptakan karena suara yang dihasilkan oleh gesekan antara boneka yang terbuat dari kayu tersebut. Berbeda dengan pertunjukan wayang yang berbentuk boneka, wayang klitik berbentuk seperti wayang kulit datar. Cerita Wayang Klitik diambil dari siklus cerita Panji dan Damarwulan. Gamelan juga digunakan untuk mengiringi pertunjukan wayang, meskipun sedikit berbeda untuk instrumen tertentu. Informasi lebih detail dapat dilihat di wikipedia.
Sumber : Wikipedia Pencipta : Dieter Sedlaczek at de.wikipedia Public Domain
Wayang Klitik
Sumber : Wikipedia
Pencipta : Dieter Sedlaczek at de.wikipedia
Public Domain

  • Wayang Beber adalah cerita wayang yang dibuat dalam bentuk gulungan kain dan Dalang membuka gulungan kain tersebut untuk menceritakan adegan dalam gulungan yang juga menceritakan kisah Mahabharata dan Ramayana. Pertunjukan wayang ini masih tumbuh di daerah tertentu di Pulau Jawa. Informasi Wayang Beber dari Wikipedia.
Sumber : Wikipedia Pencipta : Gunawan Kartapranata Lisensi :  Creative Commons Attribution-Share Alike 3.0 Unported
Wayang Beber
Sumber : Wikipedia
Pencipta : Gunawan Kartapranata
Lisensi : Creative Commons Attribution-Share Alike 3.0 Unported

 

Pertunjukan wayang Indonesia dalam bahasa Inggris sudah dimulai: